Harga TBS Sawit Periode Mei Turun Rp 22,79 per Kilogram

Oleh : aris 06 Mei 2014    Tidak ada komentar

 Harga TBS Sawit Periode Mei Turun Rp 22,79 per Kilogram

SAMARINDA - Memasuki periode Mei 2014, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Kaltim mengalami penurunan sebesar Rp 22,79 per kilogram. Kenaikan harga itu terjadi karena ongkos angkut CPO tinggi. Termasuk kondisi infrastruktur jalan yang rusak sehingga mempengaruhi penurunan harga TBS tersebut.

 

“Jika periode sebelumnya (April,Red) senilai Rp 1.882,49 per kilogram, periode Mei turun menjadi Rp 1.859,70 per kilogram. Penurunan harga disebabkan lesunya perdagangan CPO dunia dalam beberapa pekan terakhir. Sehingga mengakibatkan turunnya hasil lelang harga CPO. Sementara produksi dan ketersediaan bahan baku di pasar lokal tercukupi,” jelas Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim  Etnawati Usman dikonfirmasi hasil rapat penetapan harga TBS periode Mei di Samarinda, Senin (5/5).

Berdasarkan keputusan Tim Penetapan Harga TBS Disbun Kaltim pada rapat yang dilaksanakan pada 30 April di Balikpapan, untuk umur tiga tahun Rp 1.630,58, umur empat tahun Rp 1.664,70, umur lima tahun Rp 1.700,06, umur enam tahun Rp 1.743,97 dan umur tujuh tahun Rp 1.761,01. Selain itu, untuk umur delapan tahun Rp1.803,46, umur sembilan tahun Rp1.844,70, dan umur umur sepuluh hingga dua puluh lima tahun Rp 1.859,70.

Selanjutnya harga CPO tertimbang dikenakan Rp 8.592,28, harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp5.617,46 dengan Indeks K sebesar 86,34 persen.

Sedangkan periode sebelumnya, umur tiga tahun Rp 1.650,56, empat tahun Rp 1.685,26, lima tahun Rp 1.720,76 dan enam tahun Rp 1.765,23. Selain itu, untuk umur tujuh tahun ditetapkan Rp 1.782,51, delapan tahun Rp 1.825,55, umur sembilan tahun Rp 1.867,36 dan umur sepuluh hingga dua puluh lima tahun Rp 1.882,49.

Untuk harga crude palm oil (CPO) tertimbang dikenakan Rp 8.731,01, dan harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang  yang sama sebesar Rp 5.516,76 dengan Indeks K sebesar 86,40 persen.

Meski begitu, Etna meminta petani maupun pengusaha sektor perkebunan kelapa sawit tidak khawatir. Turun naik harga dalam dunia usaha adalah biasa.

“Diprediksi harga TBS akan kembali membaik, karena kebutuhan produksi TBS di pabrik kelapa sawit dalam negeri masih baik. Artinya produksi TBS petani Kaltim akan tetap terserap semua,” sebut Etna. (arf-gus/diskominfo)


Tidak ada Komentar


Kirim Komentar Anda

rc






Download Baliho

Klik Pada Gambar


Touched By TryDee

img

TERLAHIR sejak 7 November 2012, WIEK (Warung Informasi Etam Kaltim) yang dikelola Dinas Kominfo dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Samarinda,…
Selengkapnya


Testimonial

123

123 , Samarinda




RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI KALTIM




Berita Terkini

Lihat Semua

Touched By TryDee

Selengkapnya

Jauhar Minta Semua Sektor Gunakan TTG

SAMARINDA – Kepala Badan…Selengkapnya

Touched By TryDee

Selengkapnya

Galeri

Lihat Semua img img img
img img img

Touched By TryDee

Ketika kesempatan sudah pergi Ketika waktu tak pernah kembali -:- 2 things we will never be able to take it back -:- -:- ANDAI SAJA WAKTU BISA BERPUTAR KEMBALI :') -:- -:- We Are -:- ANXIOUS SQUAD Selengkapnya


facebook twitter rss