Bermasalah dengan KPS, Silakan SMS ke 1708

Oleh : 28 Juni 2013    Tidak ada komentar

Bermasalah dengan KPS,  Silakan SMS ke 1708

CAP JEMPOL : Suasana penyaluran BLSM yang sempat dipantau Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak di Samarinda, Kamis (27/6). Tampak salah satu penerima BLSM  membubuhkan cap jempol dengan dibantu petugas Kantor Pos yang melakukan pembayaran. (foto : wiek/rizki kurniawan)  

 

 

JAKARTA -- Sekretaris Eksekutif  Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),  Bambang Widianto mengatakan, peluncuran Kartu Perlindungan Sosial (KPS)  sebagai upaya  memperbaiki sasaran penerima Program Perlindungan Sosial (PPS). Melalui KPS ini diharapkan PPS seperti bantuan beras untuk masyarakat miskin atau Raskin dapat tersalurkan lebih tepat.  

 

 

Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Kesra dan Penanggulangan Kemiskinan itu menyatakan, KPS ini  sebagai penanda masyarakat miskin. KPS dapat digunakan  untuk mendapatkan  program-program perlindungan sosial seperti bantuan Raskin yang sudah berjalan maupun  program lainnya seperti Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dan   Program Keluarga Harapan (PKH).



“KPS merupakan sebuah upaya perbaikan terhadap mekanisme sasaran yang menggunakan Basis Data Terpadu. Dengan sasaran yang tunggal seperti ini, setiap program perlindungan sosial yang dilaksanakan  pemerintah diharapkan dapat lebih tepat sasaran,”  jelas Bambang.

 

Pemerintah seperti diketahui pada 5 Juni 2013 meluncurkan KPS bagi 15,5 juta  Rumah Tangga Miskin (RTM), yang dikirim langsung kepada penerima oleh PT Pos Indonesia. Untuk tahap pertama, pengiriman dilakukan pada 14 kota besar  di Indonesia seperti Denpasar, Semarang, Palembang, Surabaya, Jakarta, Banjarmasin, Makassar, Medan, Yogyakarta, Bandung, Ambon, dan Jayapura. Diharapkan pada 1 Juli, KPS telah didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

 

Selai itu,  Bambang Widianto menyatakan,  berdasarkan hasil musyawarah desa/kelurahan,  rumah tangga baru 2013 penerima KPS  telah dikeluarkan dari daftar penerima Raskin. Rumah  tangga tersebut tidak dapat menebus Raskin. “Musyawarah desa/kelurahan dapat menerbitkan Surat Keterangan Rumah Tangga Miskin (SKRTM) untuk RTS pengganti,” jelasnya.



Terkait program BLSM, diberikan Rp 150 ribu  per bulan untuk empat bulan, yang dibayarkan dua kali. Sedang   lokasi dan jadwal pembayarannya ditentukan oleh Kantor Pos dan Pemda setempat. 

 

Siswa dari keluarga penerima KPS dapat membawa KPS disertai identitas lainnya (Kartu Keluarga/ surat keterangan anak berasal dari rumah tangga penerima KPS dari Ketua RT/RW/Dusun) ke sekolah, untuk dicalonkan sebagai penerima manfaat BSM.  Informasi lengkap mengenai penggunaan KPS untuk BSM, lanjut Bambang, dapat diperoleh di sekolah.

 

Sedang terhadap masukan ataupun pengaduan adanya penyimpangan, menurut Bambang, masyarakat termasuk penerima KPS dapat mengirim SMS ke 1708. Pengiriman SMS  berupa masukan ataupun pengaduan dapat dilakukan dengan format sebagai berikut: bagi penerima KPS ketik SMS (spasi) Nomor KPS (spasi) isi pengaduan  sedang bukan penerima KPS ketik KPS (spasi) isi pengaduan.

 

Contoh SMS: KPS 888bd56789009 Rumah tangga saya di desa saya hanya menerima 5 kg Raskin (penerima KPS)  KPS Rumah tangga di desa saya hanya menerima 5 kg Raskin (bukan penerima KPS). Kritik, saran, ataupun pengaduan juga dapat disampaikan melalui Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat wwww.lapor.ukp.go.id. (setkab.go.id/dil)

 


Tidak ada Komentar


Kirim Komentar Anda

rc






Download Baliho

Klik Pada Gambar


KLIK WIEK, INFORMASINYA MENARIK

img

TERLAHIR sejak 7 November 2012, WIEK (Warung Informasi Etam Kaltim) yang dikelola Dinas Kominfo dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Samarinda, semakin eksis. WIEK tak hanya menggelar training atau membekali masyarakat…
Selengkapnya




RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI KALTIM




Berita Terkini

Lihat Semua

Mangkir, PNS Kaltim Diganjar Teguran Disiplin Pegawai

SAMARINDA – Ganjaran berupa teguran disiplin pegawai siap…Selengkapnya

Disbun Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim

SAMARINDA -- Dinas Perkebunan (Disbun)…Selengkapnya

Galeri

Lihat Semua img img img
img img img

Sekilas Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK)

Hasrat Kepala Diskominfo Kaltim, Abdullah Sani, membuka  Warung Informasi Kaltim  bukan basa basi lagi.  Ia menyatakan,  persiapan pembukaan  warung informasi   yang diberi nama  Warung… Selengkapnya


facebook twitter rss